Pendidikan
Kependudukan bertujuan agar peserta didik memiliki pengertian,kesadaran, sikap
rasional agar bertanggung jawab tentang pengaruh pertambahan penduduk terhadap
aspek-aspek kehidupan manusia yang menyangkut segi-segi sosial, ekonomi,
politik, dan budaya dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan bangsa.
Pertumbuhan penduduk yang tidak terkontrol atau cepat dapat mengakibatkan
tekanan penduduk dan menurunnya kualitas penduduk.
Ketahanan
Nasional pada hakekatnya adalah merupakan suatu konsepsi dalampengaturan dan
penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan di dalam kehidupan nasional yang
terdiri dari aspek-aspek posisi geografi, kekayaan alam dan kemampuan penduduk.
Aspek penduduk merupakan sistem nasional yang integral berhubungan satudengan
yang lain. Ketahanan Nasional sebagai sistem akan mengalami kerawanan jika
mendapat hambatan berupa tekanan penduduk dan peningkatan pengangguran akibat
krisis yang dialami bangsa Indonesia.
Dalam
usaha untuk mengatasi tekanan penduduk dan pengangguran perlu diadakan
peningkatan kualitas penduduk perlu diadakan pelatihan yang disesuaikan
kebutuhan pasar global. Kualitas penduduk yang baik akan menghasilkan angkatan
kerja memandai dan tersedianya lapangan kerja, dan akhirnya akan sumbangan
kemakmuran yang berkorelasi positif terhadap Ketahanan Nasional. Apabila
Ketahanan Nasional kuat akan memberikan sumbangan terhadap pembangunan
nasional, dan pembangunan nasional yang berhasil akan memberi kontribusi terhadap
Ketahanan Nasional.
|
Rabu, 20 Mei 2015 15:39
|
![]()
Gubernur Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi
Susilo Soepandji, D.E.A dan Guru Besar Antropologi Universitas Indonesia
Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono menjadi narasumber dalam acara Wideshot Metro
TV yang disiarkan secara langsung dari Ruang Kerja Gubernur Gd. Trigatra Lt.
1 Lemhannas RI pada Rabu (20/5).
Acara talkshow bertema “Merajut Nusantara
dengan Pembentukan Karakter Bangsa” ini diselenggarakan dalam rangka
HUT ke-50 Lemhannas RI yang bertepatan dengan Hari
Kebangkitan Nasional.
Dalam acara yang dipandu oleh Tantri Moerdopo
tersebut, Budi Susilo Soepandji mengatakan bahwa HUT Ke-50 Lemhannas RI ini
direfleksikan sebagai momentum atas kiprah Lemhannas RI yang semakin membumi,
tidak hanya merangkul kaum level atas seperti Eselon I dalam prgram
pendidikan di Lemhannas, namun juga level bawah seperti anggota parpol maupun
organisasi sosial kemasyarakatan. Sebagai melting point berbagai komponen
bangsa dari berbagai daerah, Lemhannas RI merupakan tempat yang strategis
dalam menyalurkan aspirasi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa di masa yang
akan datang.
Sementara itu, Meutia Hatta Swasono mengatakan
bahwa dalam momentum HUT Emas ini, Lemhannas mulai mencari jati dirinya. Hal
ini penting mengingat peran strategis Lemhannas dalam menjaga nilai-nilai dan
karakter bangsa seperti kebersamaan, gotong-royong, dan musyawarah mufakat.
|
Sumber :
staff.uny.ac.id/.../KONTRIBUSI%20PENDIDIKAN%20KEPENDUDUK
Sigit Dwi Kusrahmadi,
M.Si
