Minggu, 24 Mei 2015

KONTRIBUSI PENDIDIKAN KEPENDUDUKAN BAGI KETAHANAN NASIONAL

Pendidikan Kependudukan bertujuan agar peserta didik memiliki pengertian,kesadaran, sikap rasional agar bertanggung jawab tentang pengaruh pertambahan penduduk terhadap aspek-aspek kehidupan manusia yang menyangkut segi-segi sosial, ekonomi, politik, dan budaya dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan bangsa. Pertumbuhan penduduk yang tidak terkontrol atau cepat dapat mengakibatkan tekanan penduduk dan menurunnya kualitas penduduk.

Ketahanan Nasional pada hakekatnya adalah merupakan suatu konsepsi dalampengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan di dalam kehidupan nasional yang terdiri dari aspek-aspek posisi geografi, kekayaan alam dan kemampuan penduduk. Aspek penduduk merupakan sistem nasional yang integral berhubungan satudengan yang lain. Ketahanan Nasional sebagai sistem akan mengalami kerawanan jika mendapat hambatan berupa tekanan penduduk dan peningkatan pengangguran akibat krisis yang dialami bangsa Indonesia.

Dalam usaha untuk mengatasi tekanan penduduk dan pengangguran perlu diadakan peningkatan kualitas penduduk perlu diadakan pelatihan yang disesuaikan kebutuhan pasar global. Kualitas penduduk yang baik akan menghasilkan angkatan kerja memandai dan tersedianya lapangan kerja, dan akhirnya akan sumbangan kemakmuran yang berkorelasi positif terhadap Ketahanan Nasional. Apabila Ketahanan Nasional kuat akan memberikan sumbangan terhadap pembangunan nasional, dan pembangunan nasional yang berhasil akan memberi kontribusi terhadap Ketahanan Nasional.


Rabu, 20 Mei 2015 15:39

alt

Gubernur Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, D.E.A dan Guru Besar Antropologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono menjadi narasumber dalam acara Wideshot Metro TV yang disiarkan secara langsung dari Ruang Kerja Gubernur Gd. Trigatra Lt. 1 Lemhannas RI pada Rabu (20/5).

Acara talkshow bertema “Merajut Nusantara dengan Pembentukan Karakter Bangsa” ini diselenggarakan dalam rangka HUT ke-50 Lemhannas RI  yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

Dalam acara yang dipandu oleh Tantri Moerdopo tersebut, Budi Susilo Soepandji mengatakan bahwa HUT Ke-50 Lemhannas RI ini direfleksikan sebagai momentum atas kiprah Lemhannas RI yang semakin membumi, tidak hanya merangkul kaum level atas seperti Eselon I dalam prgram pendidikan di Lemhannas, namun juga level bawah seperti anggota parpol maupun organisasi sosial kemasyarakatan. Sebagai melting point berbagai komponen bangsa dari berbagai daerah, Lemhannas RI merupakan tempat yang strategis dalam menyalurkan aspirasi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa di masa yang akan datang.

Sementara itu, Meutia Hatta Swasono mengatakan bahwa dalam momentum HUT Emas ini, Lemhannas mulai mencari jati dirinya. Hal ini penting mengingat peran strategis Lemhannas dalam menjaga nilai-nilai dan karakter bangsa seperti kebersamaan, gotong-royong, dan musyawarah mufakat.

Sumber :
staff.uny.ac.id/.../KONTRIBUSI%20PENDIDIKAN%20KEPENDUDUK

Sigit Dwi Kusrahmadi, M.Si

Tidak ada komentar:

Posting Komentar