Pertumbuhan Penduduk
2.1
Pengertian Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu,
dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah
populasi menggunakan “per waktu unit” untuk pengukuran. Berdasarkan sensus
tahun 2010 diketahui bahwa pertumbuhan penduduk melebihi proyeksi nasional yaitu
sebesar 237,6 juta jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk (LPP) 1,49 per tahun.
Jika laju pertumbuhan penduduk 1,49 persen per tahun maka setiap tahunnya akan
terjadi pertumbuhan penduduk sekitar 3,5 juta lebih per tahun. Dengan demikian,
jika di tahun 2010 jumlah penduduk 237,6 juta jiwa maka di tahun 2011 bertambah
3,5 juta maka sekarang ada 241 juta jiwa lebih.
Dan jika itu terus terjadi maka semakin banyak masalah
yang akan terjadi seperti pengangguran, pencurian dan lain-lain, dan itu akan
mempengaruhi terhadap perkembangan sosial di masyarakat.
Perkembangan sosial adalah kemajuan yang progresif
melalui kegiatan yang terarah dari individu dalam pemahaman atas warisan
sosial dan formasi pola tingkah lakunya yang luwes. Hal itu
disebabkan oleh adanya kesesuaian yang layak antara dirinya dengan warisan
sosial itu. Dan menurut Elizabeth B. Hurlock, perkembangan sosial adalah
kemampuan seseorang dalam bersikap atau tata cara perilakunya dalam
berinteraksi dengan unsur sosialisasi di masyarakat.
2.2
Faktor - faktor Pertumbuhan Penduduk
Faktor-faktor pertumbuhan penduduk yang pesat bisa di
akibatkan oleh :
1. Kelahiran
(Natalis)
Kelahiran adalah faktor
utama dari pertumbuhan penduduk, dan dapat diartikan sebagai banyaknya
jumlah kelahiran penduduk setiap tahunnya dalam suatu wilayah.
2. Migrasi Penduduk
Migrasi merupakan bagian
dari mobilitas penduduk. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari
suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen
(sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional, dan ada pula
mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas penduduk permanen disebut
migrasi. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain
dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk
menetap.
2.3
Faktor Yang Mempengaruhi Kelahiran
a. Kawin di usia
muda.
b. Tidak di
adakannya program KB pada suatu daerah.
c. Pandangan yang
menyatakan bahwa banyak anak, banyak rezeki.
d. Anak merupakan
penentu status sosial.
e. Anak laki-laki
merupakan penerus keturunan.
2.4
Faktor Perpindahan Penduduk
a. Ingin mengubah nasib
hidup dengan pindah ke kota
b. Banyaknya lapangan
kerja di kota
c. Ingin mendapatkan
pendidikan yang memadai
2.5
Cara Megatasi Pertumbuhan Penduduk
Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menekan pesatnya
pertumbuhan penduduk :
1. Menggalakkan program
KB atau Keluarga Berencana untuk membatasi jumlah
anak
dalam suatu keluarga secara umum dan masal, sehingga akan mengurangi
jumlah
angka kelahiran.
2. Menunda masa
perkawinan agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.
Cara yang dapat dilakukan untuk mengimbangi pertambahan
jumlah penduduk :
1.
Penambahan dan
penciptaan lapangan kerja
Dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat maka
diharapkan hilangnya kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Di samping itu pula
diharapkan akan meningkatkan tingkat pendidikan yang akan merubah pola pikir
dalam bidang kependudukan.
2.
Meningkatkan kesadaran
dan pendidikan kependudukan
Dengan semakin sadar akan dampak dan efek dari laju
pertumbuhan yang tidak terkontrol, maka diharapkan masyarakat umum secara
sukarela turut mensukseskan gerakan keluarga berencana.
3.
Mengurangi kepadatan
penduduk dengan program transmigrasi
Dengan menyebar penduduk pada daerah-daerah yang memiliki
kepadatan penduduk rendah diharapkan mampu menekan laju pengangguran akibat
tidak sepadan antara jumlah penduduk dengan jumlah lapangan pekerjaan yang
tersedia.
4.
Meningkatkan produksi
dan pencarian sumber makanan
Hal ini untuk mengimbangi jangan sampai persediaan bahan
pangan tidak diikuti dengan laju pertumbuhan.Setiap daerah diharapkan
mengusahakan swasembada pangan agar tidak ketergantungan dengan daerah lainnya.
2.6
Perkembangan Sosial
Pengertian perkembangan sosial adalah sebuah proses
interaksi yang dibangun oleh seseorang dengan orang lain. Perkembangan sosial
ini berupa jalinan interaksi anak dengan orang lain, mulai dari orang tua,
saudara, teman bermain, hingga masyarakat secara luas. Perkembangan sosial
adalah proses belajar mengenal norma dan peraturan dalam sebuah komunitas.
Manusia akan selalu hidup dalam kelompok, sehingga perkembangan sosial adalah
mutlak bagi setiap orang untuk di pelajari, beradaptasi dan menyesuaikan diri.
Perkembangan emosional adalah luapan perasaan ketika anak
berinteraksi dengan orang lain. Dengan demikian dapat dipahami bahwa
perkembangan sosial emosional tidak dapat dipisahkan. Dengan kata lain membahas
perkembangan sosial harus melibatkan emosional.
Pengertian perkembangan
sosial menurut beberapa ahli
Perkembangan sosial
adalah kemajuan yang progresif melalui kegiatan yang terarah dari individu
dalam pemahaman atas warisan sosial dan formasi pola tingkah lakunya yang
luwes. Hal itu disebabkan oleh adanya kesesuaian yang layak antara dirinya
dengan warisan sosial itu.
Ø Menurut
Elizabeth B. Hurlock, perkembangan sosial adalah kemampuan seseorang dalam
bersikap atau tata cara perilakunya dalam berinteraksi dengan unsur sosialisasi
di masyarakat.
Ø Singgih D
Gunarsah, perkembangan sosial merupakan kegiatan manusia sejak lahir, dewasa,
sampai akhir hidupnya akan terus melakukan penyesuaian diri dengan lingkungan
sosialnya yang menyangkut norma-norma dan sosial budaya masyarakatnya.
Ø Abu Ahmadi,
berpendapat bahwa perkembangan sosial telah dimulai sejak manusia itu lahir.
Sebagai contoh, anak menangis saat dilahirkan, atau anak tersenyum saat disapa.
Hal ini membuktikan adanya interaksi sosial antara anak dan lingkungannya.
Jadi, dapat diartikan bahwa perkembangan sosial akan
menekankan perhatiannya kepada pertumbuhan yang bersifat progresif. Seorang
individu yang lebih besar tidak bersifat statis dalam pergaulannya, karena
dirangsang oleh lingkungan sosial, adat istiadat, kebiasaan-kebiasaan kelompok
dimana ia sebagai salah satu anggota kelompoknya.
2.7
Meningkatnya Kebutuhan Ekonomi (sandang, pangan, papan)
Setiap manusia pasti memiliki kebutuhan pokok yang harus
terpenuhi, yakni sandang, pangan, dan papan. Ketiga kebutuhan ini tak
terelakkan lagi harus terpenuhi untuk kelanjutan hidup manusia.
Dalam buku berjudul The Population Bomb (Ledakan Penduduk)
pada tahun 1968 oleh Paul
R. Ehrlich meramalkan adanya
bencana kemanusiaan akibat terlalu banyaknya penduduk dan ledakan penduduk.
Karya tersebut menggunakan argumen yang sama seperti yang dikemukakan Thomas Malthus dalam An Essay on the Principle of Population (1798), bahwa laju pertumbuhan penduduk
mengikuti pertumbuhan eksponensial dan akan melampaui suplai makanan yang akan
mengakibatkan kelaparan . contoh : jika salah satu tidak
terpenuhi/kehabisan stok maka kemungkinan akan terjadinya penaikan/pelonjakan
harga dan akan lebih membebani kepada masyarakat yang ber ekonomi menengah ke
bawah. Nah seperti yang saya jelaskan di atas jika pertumbuhan penduduk
terus terjadi maka akan terjadi seperti kelaparan, kemiskinan, yang akan
menimbulkan masalah baru (kriminal).
2.8
Berkurangnya Lahan Tempat Tinggal
Sudah sangat jelas jika semakin bertambah banyak
penduduk, tentu kebutuhan akan rumah semakin banyak dan otomatis lahan yang
dibutuhkan semakin banyak. Sementara lahan yang tersedia luasnya tetap. Yang
akan terjadi adalah padatnya pemukiman dan sedikit sekali lahan-lahan kosong
yang tersisa karena semakin sedikitnya lahan yang kosong, akan membuat harga
tanah semakin melonjak, dan tentu saja masyarakat ekonomi menengah ke bawah
tidak mampu membeli tanah untuk membangun rumah, sehingga mereka mencari
“lahan” lain untuk tinggal, seperti kolong jembatan, taman kota, stasiun,
emperan toko, dan lain-lain.
2.9
Meningkatnya Angka Pengangguran
Terjadinya pengangguran karena ketidakseimbangan antara
peluang kerja yang tidak bertambah dengan semakin pesatnya pertumbuhan penduduk
dan keadaan dimana dalam sebuah masyarakat, sebagian warganya tidak mampu
memasuki kesempatan kerja yang ada, sehingga ia tidak mampu lagi memenuhi
kebutuhan ekonominya.
Ledakan penduduk adalah masalah yang harus segera
ditangani dengan serius oleh pihak-pihak yang terkait karena apabila
permasalahan ini terus berlanjut akan mengakibatkan dampak-dampak yang telah
dijelaskan.
Adapun solusi yang dapat
menyelesaikan permasalahan ledakan penduduk yaitu :
a. Melakukan program
transmigrasi
b. Menggalakkan program
keluarga berencana
c. Mengoptimalkan lahan
dengan menggunakan teknologi.
d. Pemerataan
pembangunan
e. Mendatangkan investor
untuk mengurai pengangguran
IPTEK
A.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
Ilmu pengetahuan serta teknologim selalu
mengalami perkembangan mulai dari zaman pra-sejarah hangga sampai sekarang ini.
Adapun periodisasi perkrmbangan dan teknologi sebagai berikut :
1) Zaman purba (4 juta tahun yang lalu)
Di kenal dengan zaman batu, zaman batu adalah
masa zaman prasejarah yang luas, ketika manusia menciptakan alat dari batu
(karena tidak memiliki teknologi yang lebih baik). Kayu, tulang dan bahan lain
juga di gunakan, di bentuk untuk di manfaatkan sebagai alat memotong dan
senjata. Istilah ini berasal dari sistem 3 zaman. Zaman batu sekarang di pilah
lagi menjadi masa paleolitikum, mesolitikum, megalitikum dan neolitikum, yang
masing-masing di pilah-pilah lagi lebih jauh.
Ciri ilmu yang di kembangkan adalah kemampuan
mengamati, membedakan, memilih, dan melakukan percobaan. Hasil dari periode ini
adalah pembuatan alat-alat batu.
2) Zaman yunani (600-200 SM)
Antara masa 600 SM hingga 200 SM sejarah
mencatat adanya kemajuan berpikir umat manusia dalam lapangan ilmu dan
teknologi yang berpusat di yunani. Pada waktu itu terjadi perubahan besar pada
cara berpikir umat manusia.
Manusia mulai berpikir dan berusaha
mengungkap kabut rahasia alam dan tersusunlah ilmu serta teknologi sementara
itu pythagoras (580-500 SM) seorang ahli fllsafat berhasil
menemukan berbagai dasar ilmu dia telah menemukan hukum atau dalil pythagoras.
penemuan pythagoras ini mendasri ilmu matematika, Sedangkan Sokrates
(470-399 SM)melalui percakapan atau dialog dengan murid-muridnya telah
meletakkan metode berpikir.Sokrates merumuskan suatu perkataan atau pengertian,
mengadakan analisa sosial dengan diskusi dan memantapkan suatu norma dalam
bidang etika.
Masih banyak pemikir-pemikir Yunani yang
berjasa menyusun ilmu. Plato (427-347 SM) adalah seorang pemikir yang
menganggap bahwa yang berada di balik semua benda di alam ini adalah ide, yang
bersifat abad.
Kemudian Aristoteles (384-322 SM) sebagai
murid Plato, telah berjasa menulis banyak buku yang berisi berbagai ilmu. Buku
peninggalan Aristoteles yang penting bagi ilmu dan teknologi antara lain
Logika, Biologi, dan Metafisika. Sebenarnya Aristoteles masih banyak menulis
kitab-kitab yang penting dalam bidang politik, etika, dan estetika.
3) Zaman pertengahan (31 SM-628 SM)
Zaman ini sering disebut zaman kegelapan
karena perkembangan ilmu pengetahuan terhenti di Eropa. Agama Kristen mulai
berkembang & mendominasi kehidupan masyarakat eropa. Namun sebaliknya
perkembangan IPTEK di dunia islam.
Ptolemeus ( + 200 M) menyusun peta bumi
sebagaiman dikenalnya pada zamannya itu dengan mencantumkan 5000 tempat
berdasarkan koordinat-koordinat yang hingga sekarang masih berlaku. (Sardiman ,
1996: 76) 3) Zaman Pertengahan (31 SM-628 M) Pada zaman pertengahan oleh para
ilmuwan sering dinamakan Abad Kegelapan. Hal ini disebabkan
perkembangan ilmu pengetahuan yang sudah ada sejak zaman Yunani-Romawi menjadi
terhenti di Eropa. Pada waktu itu agama Kristen berkembang di Eropa..
Kekuasaan gereja begitu dominan dan sangat menentukan kehidupan di Eropa. Semua
kehidupan harus diatur dengan doktrin gereja atau hukum dan ketentuan Tuhan.
Gereja tidak memberikan kebebasan berpikir. Hal ini telah menyebabkan
kemunduran bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
Apabila di Eropa mengalami Abad Kegelapan
dalam perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi di timur, di dunia Islam mengalami
perkembangan. Perkembangan kekuasaan Islam di timur (di Asia Barat) telah
membawa perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia Islam mulai menonjol terutama setelah
terjadi masa penerjemahan yang terjadi pada tahun 750-850 di
masa kekhalifahan Abasiyah.
Pada waktu itu para cendekiawan muslim dan
cendekiawan Barat melakukan penerjemahan karya-karya klasik dari Yunani,
Romawi Kuno, dan Persia. Setelah dipadu dengan pemahaman terhadap kandungan
Al-Qur’an telah melahirkan pemikiran-pemikiran baru dalam bidang ilmu
pengetahuan. Para cendekiawan itu juga melakukan penyelidikan. Fase ini
mendorong perkembangan ilmu pengetahuan di masa-masa berikutnya.
Pada zaman Islam itu karya-karya Yunani
terutama karya Aristoteles banyak diterjemahkan oleh ahli-ahli Arab, Yahudi dan
Persia. Penterjemahan itu kemudian disebarluaskan, sehingga menjadi dasar
perkembangan dan kemajuan ilmu teknologi di dunia Barat dewasa ini. Para ahli
Islam menaruh perhatian besar terhadap ilmu kedokteran, ilmu obat-obatan,
astronomi, ilmu kimia, ilmu bumi, ilmu tumbuh-tumbuhan, dan sebagainya.
Demikian pula ilmu pasti berkembang, terutama sekali perhitungan sistem desimal
dan dasardasar aljabar.
Tokoh ahli ilmu Islam itu antara lain ialah
Al Khawarizmi (825 M) Al Khawarizmi (825 M) menyusun buku Aljabar, yang menjadi
standar hinga dewasa ini. Ia juga menegaskan dan memantapkan perhitungan
desimal, dengan mengganti angka Romawi dengan angka Arab seperti yang dipakai
dewasa ini. Penulisan desimal jauh lebih unggul daripada penulisan angka
Romawi. Sebenarnya Al Khawarizmi mengembangkan perhitungan desimal itu dari
para ahli matematika Hindu seperti Aryabhata (476 M) dan Brahmagupta (628 M).
Pada bidang aljabar Al Khawarizmi menemukan perhitungan akar negative.
Kemudian
Omar Khayam (1043-1132), juga seorang ahli sastra (penyair) dan matematikus. Ia
berhasil menemukan pemecahan persamaan pangkat tiga. Selama zaman Islam itu,
penelitian kimia mulai dirintis, walaupun mula-mula dimaksudkan untuk percobaan
membuat logam emas.
Percobaan itu sendiri tidak pernah berhasil,
tetapi efek sampingnya menumbuhkan ilmu kimia atau al Kimia, umpamanya
pembuatan salmiak yang berguna bagi ilmu kedokteran. Ilmu kedokteran pada
zaman Islam memang mengalami kemajuan. Nama-nama seperti Al Razi (Razes,
850-923 M)
Al Razi (Razes, 850-923 M) dan Ibnu Sina
(Avicenna, 980-1037 M) menghiasi dunia kedokteran. Ibnu Sina menulis
kitab kedokteran yang sampai tahun 1650 menjadi buku standar. Abu Qasim juga
menulis ensiklopedi kedokteran dan telah mendalami ilmu bedah. Ibnu Rusd
(Averoes,1126-1198) telah menterjemahkan kitab-kitab Aristoteles. Pada zaman
Islam cabang-cabang ilmu lainnya seperti astronomi, matematika, dan filsafat
juga berkembang. Sebuah peta yang memuat 70 daerah yang dikenal waktu itu sudah
disusun oleh Al Idrisi (1100-1166).
4) Zaman Modern (658 M-Sekarang
Perkembangan ilmu pengetahuan di zaman modern
didorong atau diawali dengan berkembangnya zaman Renaissans. Masa ini merupakan
fase lahir dan berkembangnya kembali budaya Yunani – Romawi Kuno. Perkembangan
Renaissance tidak terlepas dari fase sebelumnya yakni, perkembangan ilmu
pengetahuan pada masa penerjemahan di masa Islam.
Setelah zaman Romawi, ilmu pengetahuan tidak
hanya mengklasifikasikan atau menentukan sesuatu itu termasuk kelas atau
kelompok tertentu, tetapi memahami sesuatu atau benda-benda itu memiliki
susunan dan aturan yang ada hukum-hukumnya. Leonardo Pisa ahli
aljabar dari Italia, terus melakukan penyelidikan sehingga menemukan tiga
akar dari persamaan pangkat tiga. Ilmu-ilmu alam terus berkembang.
Kemudian tampil ilmuawan-ilmuwan seperti Copernicus, Galileo, dan Keppler.
Mereka telah melakukan penelitian tentang tata surya.
Copernicus dan Galileo telah memantapkan
prinsip heliosentris (matahari sebagai pusat tata surya), merombak teori
geosentrisme (bumi sebagai pusat). Bumi ini bulat, bukan datar. Francis Bacon
juga merupakan ilmuwan penting saat itu. Ia telah mengembangkan ilmu alam dan
kegiatan eksperimental (empiriame). Perkembangan di zaman Renaissans terus
bertambah maju. Memasuki zaman
Aufklarung (zaman Penceharan), perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi terus berkembang. Orang mulai mengandalkan kekuatan
akal dan meninggalkan dogma-dogma agama.
Fase zaman Aufklarung merupakan fase yang
amat penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Para filsuf dan ilmuwan besar
pada masa Aufklarung, anatara lain Issac Newton. Ia telah mengembangkan ilmu
pengetahuan alam berdasarkan prinsip-prinsip matematika. Newton yang mendorong
perkembangan teori gravitasi, perhitungan Calculus, danOptika. Tokoh
lain, seperti Montesquieu, J.J Rousseau.
Zaman modern diawali dengan zaman Renaissance (fase
kebangkitan kembali iptek di eropa). Orang mulai mengandalkan kekuatan rasio (akal),dan
meninggalkan dogma-dogmaagama.
Ilmuwan zaman modern yang sangat terkenal dan
sempat menjadi orang number wahid se-dunia,ialah William Henry Gates atau
dikenal dengan nama Bill Gates,pemilik microsoft corporation bersama sahabatnya
Paul Allen.
Dalam perkembangannya, ilmu pengetahuan
seolah-olah tidak dapat dikendalikan oleh manusia, mengingat begitu cepat
kemajuannya. Aplikasi dari ilmu pengetahuan yang mengembangkan teknologi pun
semakin berkembang. Pada abad ke-20, perkembangan iptek semakin menakjubkan.
Dari zaman atom dan nuklir, berkembang pula teknologi informasi, komunikasi,
telekomunikasi, dan kini kita kenal zaman komputer dan internet.
B.
Pengaruh Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi
Abad ke-21, saat di mana kita hidup sekarang,
merupakan masa di mana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) mengalami
perkembangan yang sangat pesat. Yang paling jelas adalah perkembangan alat
komunikasi. Yang mulanya dulu hanya ada surat dan telepon kabel, kini telah
berkembang menjadi handphone, laptop, tablet PC, i-pad dan lain
sebagainya. Hal ini tentunya membawa dampak yang besar bagi kehidupan manusia.
Begitu banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan lebih mudah dan cepat
dari pada sebelumnya. Dalam hal ini tujuan perkembangan teknologi, yaitu
membuat kehidupan manusia dapat berjalan dengan lebih mudah bisa dikatakan
telah tercapai. Namun, sejalan dengan hukum alam, setiap hal apa lagi suatu
perubahan pasti akan membawa efek samping tertentu bagi setiap pihak yang
terlibat dalam siklus tersebut. Banyak hal yang berubah terkait dengan
perkembangan IPTEK ini, terutama pola hidup masyarakat.
Perubahan alat komunikasi terutama yang
memberi dampak paling besar. Masyarakat yang pada awalnya hanya menggunakan
surat mulai menggunakan handphone, e-mail, skype dan lain
sebagainya untuk berkomunikasi. Hal paling sederhana dan paling lekat dengan
kehidupan kita saat ini adalah Handphone. Handphone sebagai
alat yang umum dipakai saat ini bisa dikatakan bukan lagi barang mewah. Hal ini
disebabkan karena setiap kalangan masyarakat sudah dapat memiliki benda mungil
penuh manfaat ini. Mulai dari pekerja kantoran hingga supir angkot memilikinya.
Jika diingat kembali pada masa awal tahun 2000, sangat sulit bagi seseorang
untuk memiliki benda ini. bisa dikatakan Handphone saat
itu termasuk pada kalangan benda mewah. Hanya orang-orang kaya dan yang
benar-benar memiliki kepentingan yang memilikinya, apalagi laptop dan PC. Namun
hanya dalam waktu 11 tahun hal ini berubah pesat. Perkembangan zama ternyata
juga menuntut perkembangan kebutuhan. Ha ini aka terlihat jelas di kalangan
mahasiswa. Saat ini mahasiswa yang tidak memiliki handphone, laptop
atau PC akan sangat kasulitan karena begitu banyak pekerjaan yang bergantung
pada alat-alat ini.
Hal di atas ternyata tidaklah sesempit itu.
Begitu banyak hal lain yang ikut terpengaruh akan perkembangan alat-alat ini.
Perubahan pola komunikasi ini kemudian akan mengubah standar ekonomi
masyarakat. Masyarakat, terutama orang tua, dituntut untuk memiliki penghasilan
lebih demi mengikuti perkembangan ini. Kenyataan bahwa perbedaan antara barang
mewah dan barang biasa menjadi semakin kabur, membuat tuntutan ini terkadang
terasa semakin berat. Standar dari kemewahan terus berubah dan semakin menuntut
perkembangan ekonomi masyarakat di tengah semakin sulitnya persaingan ekonomi
di antara masyaraka. Bagi yang tidak mampu mengimbangi akan semakin tersisih
dan lama kelamaan akan tersingkir bila ia tetap tidak bisa beradaptasi dan survive.
Hal ini tentunya akan semakin sulit bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan (skill)
atau koneksi yang dapat membantu untuk meningkatkan taraf hidup mereka.
Dalam segi positif perkembangan ini memang
membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses informasi. Setiap orang dapat
mengakses informasi apapun yang mereka butuhkan dari seluruh dunia. Namun
penyebaran informasi ini terkadang tidak terkendali. Begitu banyak informasi
yang memerlukan pertumbangan lebih lanjut untuk disebarkan secara bebas tanpa
pengawasan. Hal ini sering kali menghasilkan efek samping negatif pada
anak-anak di bawah umur yang dengan bebasnya menyaksikan dan mempelajari
hal-hal tidak atau belum layak untuk mereka konsumsi dari berita yang
publikasinya dilakukan tanpa melalui proses sensor yang benar.
Meskipun teknologi itu diciptakan untuk
kepentingan bersama dan untuk memudahkan masyarakat dalam beraktivitas, akan
tetapi tetap saja ada efek samping negatif seperti yang telah dipaparkan di
atas. Semua itu kembali kepada individu yang menjalani, bagaimana ia
memanfaatkan dan akan digunakan untuk apa teknologi tersebut.
C.
Dampak Perkrmbangan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi
Di bawah ini akan di jelaskan mengenai dampak
dalam penggunaan teknologi :
1.
Dampak positif
a) Sebagai media penghubung
Tak dapat dipungkiri jika Internet adalah hal yang sangat melekat kepada kita. Karena internet
memiliki fungsi yang amat banyak. Dengan internet, kita dapat melakukan
komunikasi dengan orang yang berada jauh antara kita, kita dapat bertukar file,
email, maupun koneksi.
b) Kemudahan bertransaksi
Salah satu dampak yang bisa kita rasakan
adalah kemudahan transaksi dengan pelanggan kita. Kemudahan pembayaran,
kemudahan pengiriman, hingga kemudahan mencari order. Karena kita dapat
memanfaatkan internet, atau memanfaatkan SMS Banking yang dapat kita manfaatkan
sewaktu-waktu.
c) Kemudahan mencari informasi
Dengan adanya teknologi masa kini yang
semakin berkembang, kita dapat mencari informasi dengan sangat mudah sekali.
Kita dapat mencari informasi lowongan pekerjaan, informasi bencana alam,
informasi kurs mata uang, hingga informasi lalu lintas.
2.
Dampak negative
a) Akses pornografi
Inilah hal yang sangat rentan dalam teknologi
masa kini. Karena mudahnya dan bebasnya internet, dapat memudahkan anak untuk
mencari konten porno yang dapat berakibat buruk kepada ank kita nantinya. Oleh
karena itu, dihimbau kepada keluarga taupun orang tua untuk selalu mengawasi
anaknya.
b) Penipuan online
Hal ini juga sangat rentan terjadi di dalam
dunia teknologi masa kini. Dengan adanya teknologi yang terus berkembang,
penjahat juga memanfaatkannya untuk kepentingan diri sendiri. Mereka
mengembangkan teknologi untuk melakukan kejahatan yang dapat berdampak buruk
kepada orang lain. Oleh karena itu, kita diharap waspada dengan hal-hal yang
seperti ini.
Teknologi Informasi dan Komunikasi yang
perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk
menggunakannya dalam segala aktivitasnya Beberapa penerapan dari Teknologi
Informasi dan Komunikasi antara lain :
1. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perusahaan Penerapan
Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan
efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu
menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja.
2. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis, Dalam
dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan
secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce.E-Commerce adalah perdagangan
menggunakan jaringan komunikasi internet.
3. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perbankan
Dalam dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking.
Dalam dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking.
4. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Teknologi
pembelajaran terus mengalami perkembangan seirng perkembangan zaman. Dalam
pelaksanaan pembelajaran sehari-hari Makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi
sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan
internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan
terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih.
5. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kesehatan
Sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit.
Sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit.
sumber :
Ø Hartomo.1990.
Ilmu Sosial Dasar.Jakarta:Bumi Aksara
Ø Rustian
kamaluddin. 1998. Pengantar ekonomi Pembangunan.Jakarta : Lembaga penerbit
fakultas Ekonomi UI
Ø M.Masyhur
amin.1994. Moralitas Pembangunan.Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset
Tidak ada komentar:
Posting Komentar